Tokoh-Tokoh Penting (Reformasi, Pemerintah, Militer)
Pada masa reformasi (1998 dan setelahnya), ada beberapa tokoh penting yang berperan dalam proses perubahan politik, baik dari kalangan aktivis, pemerintahan, militer, maupun akademisi. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Tokoh Reformasi dari Kalangan Aktivis & Mahasiswa:
Amen Rais
Tokoh reformasi yang menjadi pemimpin gerakan mahasiswa dan rakyat, serta Ketua MPR RI pasca-reformasi
Sri Bintang Pamungkas
Aktivis yang vokal menentang Orde Baru sejak sebelum reformasi.
Hariman Siregar
Tokoh pergerakan mahasiswa yang terlibat dalam berbagai aksi reformasi.
Nucholis Madjid (Cak Nur)
Intelektual Muslim yang mendukung reformasi demokrasi.
Widji Thukul
Aktivis dan penyair yang kritis terhadap pemerintahan Orde Baru, hingga kini masih hilang.
Marsillam Simanjuntak
Akademisi yang aktif dalam gerakan reformasi.
Dan mahasiswa lainnya
2. Tokoh Pemerintah:
B.J. Habibie – Presiden ke-3 RI yang menggantikan Soeharto dan memulai reformasi demokrasi.
Soeharto – Presiden ke-2 RI yang mengundurkan diri pada 21 Mei 1998 setelah tekanan reformasi.
Megawati Soekarnoputri – Tokoh politik yang menjadi simbol oposisi terhadap Orde Baru dan kemudian Presiden ke-5 RI.
Gus Dur (Abdurrahman Wahid) – Presiden ke-4 RI yang melanjutkan reformasi, membubarkan Dwifungsi ABRI dan meningkatkan kebebasan pers.
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) – Tokoh militer yang kemudian menjadi Presiden ke-6 RI dan meneruskan reformasi.
3. Tokoh Militer & Kepolisian:
Jenderal Wiranto – Panglima ABRI saat reformasi yang mengawal transisi pemerintahan.
Prabowo Subianto – Komandan Kopassus saat reformasi, dikaitkan dengan kasus penculikan aktivis.
Faisal Basri – Ekonom yang ikut merancang kebijakan reformasi ekonomi pasca-Orde Baru.






